<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=17399879&amp;blogName=Kenduri+Cinta&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http://kenduricinta.blogspot.com/search&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http://kenduricinta.blogspot.com/&amp;vt=-3205264124001618378" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

Wednesday, October 26, 2005

[padhang-mbulan] ALLOOHU AKBAR..ALLOOHU AKBAR..ALLOOHU AKBAR..SUBHANALLOH..



Langka, Bocah Berusia 14 Tahun di Amerika Hafal Al Qur'an

Oleh:
25/10/2005 17:02 WIB

eramuslim - Selama 3 jam setiap hari selama 4 tahun, kini Asahn Kadeer muda
sudah hafal seluruh al-Qur'an. Ketika anak-anak sebayanya ramai bermain PS2,
Asahn justru tengah asyik menghafal dan mempelajari Al-Qur'an.

Lebih dari 50 remaja Muslim di masjid islam Dar-ul di Elizabeth berusaha
menghapal al-Qur'an setiap malam selama bulan Ramadhan tahun ini.
Keberhasilan Asahn yang berhasil menghafal al-Qur'an dalam usia 14 tahun
memang mengejutkan dan jarang terjadi di Amerika. Di negeri itu, penghafal
Al-Qur'an bisa dihitung dengan jari tangan, begitu sedikitnya sehingga
masjid-masjid harus mengeluarkan sejumlah uang untuk mendatangkan hafiz
Al-Qur'an dari negara lain.

Kekurangan hafiz ini mengakibatkan Asahn al-Hafidz diundang ke berbagai
tempat. Asahn mematahkan anggapan sementara orang bahwa menghafal al-Qur'an
adalah pekerjaan yang serba rumit dan nyaris tidak mungkin dikuasai dalam
usia belasan tahun dan di tengah kebudayaan yang justru bertabrakan dengan
nilai-nilai al-Qur'an. Hingga kini, Asahn tetap melanjutkan kerja kerasnya
dengan mengulang hapalan tiap malam dan meningkatkan pemahamannya.

"Saya membaca terlalu cepat, tidak seharusnya begitu", kata Asahn suatu
ketika, menilai kemampuannya dalam menghapal di Akademi An-noor, sebuah
sekolah Islam di Picastaway. "Saya tidak membaca dengan suara keras. ...
kadang saya merasa bahwa saya melakukan kesalahan, atau saya lupa beberapa
ta," ungkapnya lagi.

Pemimpin muslim di New Jersey yang mengenal Ahsahn, sangat terkesan dan
mengatakan bahwa anak muda sepertinya adalah tanda dari satu langkah maju
bagi komunitas muslim Amerika.

Imam Raouf Zaman dari Muslim Center di Midlessex County mengatakan, "Yang
utama dari Negara muslim, kebanyakan orang mengenal Qur'an dengan hatinya,
dimulai dari kecil."

Kini banyak anak-anak muslim Amerika yang berusaha menghapal Qur'an. Di
Lawrenceville, Ga., seorang anak berumur 6 tahun, mendapat penghormatan dari
masjidnya Juli lalu karena upayanya menghapal al-Qur'an.

Sekolah Ahsahn hanya sedikit dari sekolah sekolah di New Jersey yang
mengajarkan untuk menghapal Qur'an dan program ini sudah berjalan 3 tahun.
(na-str/iweb)



[Non-text portions of this message have been removed]



Padhang mBulan Net - Padhang mBulan mailing list

* Untuk BERLANGGANAN, kirim e-mail kosong ke :
  padhang-mbulan-subscribe@yahoogroups.com
* Untuk BERHENTI, kirim e-mail kosong ke :
  padhang-mbulan-unsubscribe@yahoogroups.com

* rangkuman dari beberapa e-mail :
  padhang-mbulan-digest@yahoogroups.com
* tidak ingin menerima sebuah e-mail pun :
  padhang-mbulan-nomail@yahoogroups.com
* Individual Email :
  padhang-mbulan-normal@yahoogroups.com

Informasi: padhang-mbulan-owner@yahoogroups.com




SPONSORED LINKS
Corporate culture Organizational culture Indonesia
Culture change Cell culture Organization culture


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

0 Komentar:

Post a Comment

Beranda